Pernahkah kita merasa bosan
dengan icon harddisk maupun media penyimpanan lain secara default, dan
pernahkah terfikirkan untuk menggantinya. Namun solusinya kita hanya
mengharapkan adanya software maupun aplikasi yang dapat mengubahnya. Padahal
sebenarnya terdapat cara mudah tanpa perlu menggunakan software ataupun
aplikasi tambahan. Cukup dengan menggunakan Notepad yang telah disediakan dalam
sebuah system operasi, baik itu windows maupun GNU/Linux.
Cara ini saya dapatkan dari
forum/grup pada social media. Berkat salah satu TS dari forum/grup tersebut, yang
menanyakan hal tersebut. Dan saya ucapkan terimakasih
kepada pemilik akun Dedie Cahyadie
dan Tomoya Okazaki yang telah mau
meluangkan waktu untuk memberikan komentar untuk mengajarkan cara mengganti
icon kepada saya (khususnya) dan kepada seisi forum/grup (umumnya), dan sekali
lagi saya ucapkan TerimaKasih Banyak
atas ilmunya yang bermanfaat yang telah anda semua ajarkan.
Berikut langkah dan cara mengubah
iconnya.
1. Sediakan
notepad.
2. Sediakan
gambar dengan format (.ico) yang
akan dijadikan sebagai icon untuk harddisk, FlashDisk, maupun CD/DVD.
3.
INGAT
dan PASTIKAN gambar berupa ekstensi (.ico).
4. Jika
tidak ada file gambar berekstensi .ico
dapat menggunakan software atau aplikasi untuk mengkonvesikan kedalam ekstensi
.ico, seperti Format Factory atau yang
lainnya.
5. buka
notepad dan ketikan perintah sesuai dengan gambar dibawah ini.
*Note : Nama icon harus sesuai dengan
script yang akan di masukan pada notepad,
saya
mengunakan icon logo ubuntu yang saya rename menjadi os_ubuntu.ico.
6. setelah
selesai save notepad dengan nama autorun.inf
7. simpan file notepad beserta gambar
berekstensi .ico tadi pada partisi
harddisk maupun flashdisk dan cd/dvd yang kita inginkan seperti pada gambar
berikut ini.
*Note : jangan simpan di dalam folder dan biarkan berada di dalam partisi harddisk
misal di C\ atau di D\ atau taruh di flashdisk
8. Setelah
selesai kemudian restart PC/Laptop
dan perhatikan icon pada partisi harddisk anda telah berubah sesuai logo icon
yang anda inginkan. Untuk Flashdisk jika anda menaruh file notepad dan gambar
brekstensi .ico pada Flashdisk tinggal anda Eject dan coba plug in kembali ke
pc/Laptop anda dan perhatikan icon FlashDisk anda telah berubah sesuai dengann
yang anda inginkan.
9. Jika
file autorun dan icon mengganggu visual, anda dapat menghiddennya dengan cara klik
kanan autorun.inf dan os_ubuntu.ico, klik properties, klik Hidden, klik Apply,
dan klik Ok.
10. Selesai
\(^0^)/
Ini dia
beberapa icon dari partisi yang sudah saya ganti icon defaultnya, dan icon ini
juga dapat ke detec di beberapa OS GNU/Linux.
Cara mengganti icon partisi Harddisk maupun FlashDisk
Mungkin banyak artikel
yang sejenis yang menggunakan cara ini untuk menyedot bandwidth ataupun untuk
mendapatkan kecepatan jaringan internet. Padahal lebih tepatnya cara ini
digunakan agar jaringan internet yang kita gunakan dapat selalu terhubung
dengan Server jaringan operator internet yang kita gunakan agar tidak terputus.
Jadi untuk melihat apakah jaringan internet kita dapat atau sudah terhubung ke
server jaringan operator yang kita gunakan atau tidak (Request Timed Out), baik
itu menggunakan jaringan wireless (seperti Wi-Fi), maupun wired (seperti modem usb). dan inilah langkah-langkah untuk
melakukan ping DNS Server.
1.
Buka CMD.exe dengan cara windows + R dan ketikan cmd, atau mengetikan kata CMD pada
kolom search di start menu.
Maka
akan muncul tamilan seperti ini, lalu klik OK atau Enter.
2.
Maka akan muncul tampilan seperti gambar
berikut.
Kemudian
ketikan ipconfig/all dan ketik enter,
perintah tersebut berfungsi untuk mengetahui informasi tentang jaringan
internet dari operator maupun jaringan wi-fi yang anda gunakan. Seperti pada
tampilan berikut ini.
3.
Maka akan muncul tampilan seperti pada
gambar berikut
Kemudian
cari DNS Servers dari jaringan internet yang kita gunakan, seperti yang di
tunjukan dalam gambar yang terdapat tanda merah. Namun terkadang kita juga
mendapatkan DNS Servers yang menggunakan OpenDNS maupun DNS Google, yang
terkadang apa bila kita mau melakukan Ping yang terjadi adalah Request Timed
Out, maka yang harus kita lakukan adalah melakukan Ping terhadap DHCP
Serversnya seperti yang di tunjukan dalam gambar yang diberi tanda merah di
bawah ini.
4.
Lalu scrolling ke bagian paling bawah,
dan ketikan perintah ping –l(huruf L
kecil) 500 (DNS Servers) –t , dan contohnya seperti pada gambar dibawah ini.
5.
Tekan Enter. Maka akan tampil proses
seperti pada gambar dibawah ini. Biarkan proses ini berjalan terus selama kita
online menggunakan jaringan wi-fi ataupun modem yang kita gunakan. Bila tampilannya
mengganggu visual, sebaiknya di minimize saja asal tidak di close.
6.
Selamat Mencoba, dan Semoga Bermanfaat
^_^









